Langsung ke konten utama

TOURISM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"HEPATIRANGGA" TRADISI TAHUNAN MASYARAKAT WAKATOBI DALAM MENYAMBUT MALAM LAILATUL QODR

Pictuere by : Sarfina Jama Rawao "HEPATIRANGGA"    Menjelang berakhirnya bulan ramadhan masyarakat akan disibukkan dengan beragam aktivitas guna menyambut datangnya hari kemenangan. Setelah kaum muslimin menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, mereka lalu dianggap telah memenangkan "peperangan", yaitu peperangan melawan hawa nafsu. Selama berpuasa, nafsu terhadap makanan, minuman, dan pemenuhan kebutuhan biologis dikontrol, agar manusia tidak melampaui batas dalam memenuhi ketiga kebutuhan pokok tersebut. Ketika kita mampu mengendalikan nafsu selama berpuasa, maka kita berarti telah memenangkan peperangan. Hari kemenangan tersebut adalah Hari Raya Idul Fitri. Idul fitri berarti kembali menjadi suci, atau kembali ke fitrah. Pada hari itu, kaum muslimin dianggap bebas dari segala dosa dan diibaratkan seperti kertas putih yang tidak memiliki noda. Dikalangan kaum muslimin, hari raya Idul Fitri lebih familiar di istilahkan dengan Lebaran. Banyak ...

ABOUT ME

                 SITI HALMIA Than you ask me about it. Well, I will tell about myself. I was born around 1997. Hmmm roughly how old am I now? Well I was born in Wakatobi district, southeast sulawesi. I am big in the coastal areas, the days with the sea? Of course I am used to the smell of the sea, even my world almost with the ocean yaah.. although I live only 15 meters from the coast. I'm a student who manages and learns about tourism, of course I'm a student of Tourism and tourism jurist at the beloved campus of  Tourism Polytechnic of Makassar. A little story initially I was one of the thousands of people who oppose the existence of tourism. But why am I in the tourism department? The reason for it turned out to be behind the selfishness I like to walk, enjoy the scenery and of course like to imagine. Obviously my course learned all that.       So this blog is the way I am colle...

Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Modal Dasar Di Teluk Biru Banyuwangi

KATA PENGANTAR Puji dan Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga saya dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai “ Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Pada Modal Dasar di Teluk Biru Banyuwangi ”. Penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami berharap kepada pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang membangun untuk penyempurnaan makalah kedepannya. Penyusun juga berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan dapat memberikan pengetahuan tentang Sustainable Tourism. Makassar, 25 Oktober 2016 Penulis Kelompok 9 DAFTAR ISI KATA PENGANTA R ............................................................................................................ i DAFTAR ISI ............